Fauzan Zenrif
  • Pemikiran
  • Gerakan Sosial
  • Karya Publikasi
  • Berita
  • Galeri
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Fauzan Zenrif
  • Pemikiran
  • Gerakan Sosial
  • Karya Publikasi
  • Berita
  • Galeri
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Fauzan Zenrif
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Ta‘āwun sebagai Basis Ekonomi Perempuan; Relasi Ulama’, Umara’, dan Aghniya’ dalam Penguatan Kemandirian Fatayat Nahdlatul Ulama

Ta‘āwun sebagai Basis Ekonomi Perempuan; Relasi Ulama’, Umara’, dan Aghniya’ dalam Penguatan Kemandirian Fatayat Nahdlatul Ulama

Zenrif Oleh Zenrif
22 Jan 2026
dalam Gerakan Sosial, Pemikiran, Pendampingan UMKM, Quranic Comminty Development
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke Whatsapp

Tadi pagi, jam 03.42 saya menerima undangan digital dari Panirtia Pelantikan PAC dan Pimpinan Ranting Fatayat Nahdlatul Ulama’ se-Kecamatan Gondanglegi. Setelah saya menyatakan kesanggupan kehadiran, Mb Ika, Ketua PAC Fatayat yang akan dilantik dan mengundang saya itu menyampakan: “Mangke mewakili PCNU Gus Sambutan…Yai Hamim boten rawuh beliaunya umroh.” Sebagai Pengurus Harian PCNU Kabupaten Malang, saya tentu harus memanfaatkan kesempatan yang mungkin juga dipaksakan ini untuk menyampaikan beberapa hal penting, terutama yang berhubungan dengan kepakaran saya di kampus, dan tugas saya di PCNU, sebagai Koordintaor Perekonomian.

Nanti jika ALlah menakdirkan, saya ingin menyampaikan bahwa hubungan antara ulama’, umara’, dan aghniya’ dalam perspektif Islam merupakan relasi sosial yang berakar kuat pada prinsip ta‘āwun (saling tolong-menolong) dalam kebajikan dan ketakwaan. Prinsip ini menegaskan bahwa kerja sama antarelemen masyarakat bukan semata-mata didorong oleh kepentingan pragmatis, melainkan merupakan mandat teologis sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an: “Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan” (QS. al-Māidah [5]: 2).

Baca lainnya

Perencanaan sebagai Kewajiban dan Jalan Hidup: Teladan Rasulullah serta Ketetapan Sunnatullah

Perencanaan sebagai Kewajiban dan Jalan Hidup: Teladan Rasulullah serta Ketetapan Sunnatullah

9 Jul 2026
Dari Ta’āwun Menuju Tamkīn: Ketika Kolaborasi Menjadi Jalan Ibadah Membangun Peradaban Desa

Dari Ta’āwun Menuju Tamkīn: Ketika Kolaborasi Menjadi Jalan Ibadah Membangun Peradaban Desa

5 Jul 2026

Ayat ini menjadi dasar normatif bahwa kolaborasi antara kekuatan moral, politik, dan ekonomi harus diarahkan pada kemaslahatan umat secara berkelanjutan, bukan hanya pada pemenuhan kebutuhan sesaat yang bersifat konsumtif.Apalagi dalam hasil penelitian yang saya lakukan menunjukkan bahwa di Kabupaten Malang, khususnya di Kecamatan Gondanglegi, telah tumbuh relasi yang relatif harmonis dan produktif antara umara’ yang direpresentasikan oleh Bupati Malang H. Sanusi, ulama’ yang direpresentasikan oleh Ketua PCNU Kabupaten Malang KH. Hamim Khalili, serta aghniya’ lokal yang diwakili oleh H. Sulayman.

Fakta di lapangan menunjukkan dengan tegas bahwa relasi itu tidak berhenti pada simbolisasi kekuasaan, otoritas keagamaan, dan modal ekonomi, tetapi telah melahirkan praktik nyata berupa gerakan ekonomi yang terkoneksi secara erat dengan gerakan spiritual. Dalam konteks ini, pembangunan ekonomi tidak dilepaskan dari nilai etika, keberkahan, dan orientasi kemaslahatan sosial, sehingga ekonomi diposisikan sebagai instrumen ibadah dan penguatan umat.

Dalam lanskap tersebut, Fatayat Nahdlatul Ulama’ Kecamatan Gondanglegi saya pikir memiliki posisi strategis sebagai komunitas religius perempuan muda yang kreatif, dinamis, dan berakar kuat pada struktur sosial keluarga Nahdliyyin. Fatayat tidak hanya berperan sebagai pelaku kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai agen produktivitas keluarga dan komunitas. Oleh karena itu, Fatayat Gondanglegi sebenarnya memiliki potensi besar untuk mengambil peran aktif dalam menggerakkan roda ekonomi berbasis spiritualitas, tolong-menolong, dan solidaritas sosial, yang secara langsung berkontribusi pada upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Malang.

Temuan penelitian saya juga menunjukkan bahwa Fatayat Kabupaten Malang, yang telah memiliki Koperasi Nahdlatut Tujjar al-Nahdliyah, secara institusional dapat menjadi penggerak utama permodalan dan penguatan usaha produktif anggota. Koperasi ini berpotensi mendorong berkembangnya berbagai sektor ekonomi riil yang menjadi usaha anggoitanya, seperti usaha konveksi, produksi kue tradisional, warung dan toko kebutuhan harian, sektor pertanian dan perkebunan, serta berbagai usaha mikro produktif lainnya. Dengan pengelolaan yang profesional dan berlandaskan nilai amanah, koperasi Fatayat dapat menjadi instrumen distribusi keadilan ekonomi sekaligus sarana kemandirian ekonomi perempuan Nahdliyyin.

Lebih jauh, penelitian saya juga menemukan bahwa penguatan ekonomi umat paling efektif ketika dikembangkan dalam bentuk ekonomi komunitas. Komunitas tahlilan, yasinan, dan diba’an Fatayat yang selama ini berfungsi sebagai ruang spiritual dan sosial, sesungguhnya dapat ditransformasikan menjadi basis konsolidasi ekonomi keluarga Nahdliyyin. Melalui komunitas tersebut, nilai-nilai kebersamaan, kepercayaan, dan solidaritas dapat dikapitalisasi secara positif untuk membangun jejaring produksi, distribusi, dan konsumsi berbasis komunitas. Model ini tidak hanya memperkuat ekonomi keluarga, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan daerah melalui penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Dengan demikian, peran Bupati, NU, dan aghniya’ di Gondanglegi seyogianya diarahkan tidak hanya pada pemenuhan kebutuhan konsumtif jangka pendek, melainkan pada penguatan ekonomi produktif jangka panjang. Sinergi antara kebijakan pemerintah daerah, otoritas moral ulama’, dan dukungan modal aghniya’ perlu difokuskan pada penciptaan kemandirian ekonomi umat, sehingga masyarakat memiliki kemerdekaan dalam menentukan arah kehidupan sosial, ekonomi, dan kebangsaannya. Dalam kerangka ini, Fatayat NU Gondanglegi dapat menjadi simpul strategis yang menjembatani spiritualitas Islam, pemberdayaan ekonomi, dan pembangunan daerah berbasis nilai Ahlussunnah wal Jama‘ah.

Wallahu A’lam

Zenrif

Zenrif

M. Fauzan Zenrif adalah Guru Besar UIN Maulana Malik Ibrahim, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Malang bidang perekonomian (2021 - 2026), founder KPKNU (Komunitas Pengusaha Kecil NU).

Terkait

Perencanaan sebagai Kewajiban dan Jalan Hidup: Teladan Rasulullah serta Ketetapan Sunnatullah

Perencanaan sebagai Kewajiban dan Jalan Hidup: Teladan Rasulullah serta Ketetapan Sunnatullah

Oleh Zenrif
9 Jul 2026
0

Setiap langkah kehidupan, baik urusan duniawi maupun ukhrawi, memerlukan landasan yang jelas dan arah yang pasti. Islam menempatkan perencanaan bukan...

Dari Ta’āwun Menuju Tamkīn: Ketika Kolaborasi Menjadi Jalan Ibadah Membangun Peradaban Desa

Dari Ta’āwun Menuju Tamkīn: Ketika Kolaborasi Menjadi Jalan Ibadah Membangun Peradaban Desa

Oleh Zenrif
5 Jul 2026
0

Segitiga Emas Pengembangan Ekonomi Desa berangkat dari keyakinan teologis bahwa Allah Swt. tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka...

DIHLIZ SEBAGAI TANAH SUBUR: TUGAS AKADEMISI MENCIPTAKAN DARI YANG SUDAH ADA DI PESANTREN

DIHLIZ SEBAGAI TANAH SUBUR: TUGAS AKADEMISI MENCIPTAKAN DARI YANG SUDAH ADA DI PESANTREN

Oleh Zenrif
27 Jun 2026
0

Saya membaca esai yang ditulis oleh Kang Abdur Rahim, biasa dipanggil dengan Kang Idung, seperti mengajukan sebuah konsep dihliz sebagai...

KYAI, PESANTREN DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS KOMUNITAS (2)

KYAI, PESANTREN DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS KOMUNITAS (2)

Oleh Zenrif
1 Jun 2026
0

Dalam konteks kemasyarakatan, Kyai melalui pesantren sering melakukan berbagai kegiatan pelatihan berbasis komunitas bagi masyarakat umum. Dalam konteks pendidikan modern,...

Postingan Berikut
Pendidikan dalam Kuburan Globalisme: Internasionalisasi dan Bunuh Diri Nasionalisme Bangsa

Pendidikan dalam Kuburan Globalisme: Internasionalisasi dan Bunuh Diri Nasionalisme Bangsa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Pemikiran
  • Gerakan Sosial
  • Karya Publikasi
  • Berita
  • Galeri

© 2025 Fauzan Zenrif - Dibuat oleh JSS

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pemikiran
  • Gerakan Sosial
  • Karya Publikasi
  • Berita
  • Galeri

© 2025 Fauzan Zenrif - Dibuat oleh JSS