Malang — Mdengawali tahun 2026, 2 Januari 2026, Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dan pihak Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Ulum Tarate Pandian Sumenep menggelar rapat akademik strategis untuk merumuskan rencana kerja sama dan pembinaan kelembagaan, sekaligus menyiapkan draft Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua belah pihak. Rapat berlangsung dalam suasana dialogis dan kolaboratif yang memperkuat niat kedua institusi untuk membangun sinergi pemberdayaan pendidikan tinggi berbasis pesantren.
Rapat dihadiri oleh delegasi Pascasarjana UIN Maliki Malang, yakni Assoc. Prof. Dr. Sutaman, M.Ag. selaku Wakil Direktur Pascasarjana dan Prof. Dr. M. Fauzan Zenrif, M.Ag., Ketua Program Studi Doktor (S3) Studi Islam sekaligus narahubung kerja sama yang selama ini menangani hubungan kelembagaan dengan beberapa pesantren di Jawa Timur dan Kalimantan.
Dari pihak STAI Miftahul Ulum Sumenep hadir jajaran pimpinan institusi dan yayasan, antara lain Mohammad Sholeh, M.Pd. selaku Ketua STAI Miftahul Ulum Tarate Pandian Sumenep, Mohammad Choiril Ibaad, M.H.I. sebagai Wakil Ketua I, Junaidi, M.H.I. sebagai Wakil Ketua II, serta Nurul Huda, S.E., M.M. selaku Koordinator Program Studi Ekonomi Syariah. Hadir pula dari struktur lembaga pendukung: Moh. Fadli, M.Pd. sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Micro Teaching—nama-nama yang merupakan bagian dari pengurus dan pengelola STAI Miftahul Ulum Sumenep.
Rapat dibuka dengan sambutan hangat dari Ketua STAI Miftahul Ulum Sumenep, Mohammad Sholeh, M.Pd., yang menyatakan kegembiraan dan apresiasi atas inisiatif Pascasarjana UIN Maliki Malang dalam menawarkan kerja sama. Ia menegaskan bahwa lembaganya sangat terbuka terhadap pembinaan dan kolaborasi yang dapat memperkuat kapasitas akademik dan kelembagaan kampus pesantren.
Dalam tanggapan lanjutnya, Prof. Dr. M. Fauzan Zenrif, M.Ag., sebagai Ketua Prodi S3 Studi Islam, menyampaikan bahwa inisiatif kerja sama dan pembinaan ini muncul atas permintaan Lora (sebagai perwakilan Yayasan), Lora Zainol Huda, dan telah disetujui oleh Pascasarjana. Zenrif menegaskan bahwa inti kerja sama bukan sekadar upaya mencari mahasiswa, tetapi merupakan amanat pendampingan dan pengabdian UIN Maliki Malang kepada Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang sedang berkembang. Pendekatan ini mencakup pembinaan manajemen akademik, penguatan penelitian, serta dukungan terhadap implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi secara holistik.
Selama sesi diskusi, Ketua STAI Miftahul Ulum mengemukakan beberapa kebutuhan strategis yang menjadi fokus prioritas, termasuk pembinaan manajemen kelembagaan, pengembangan jurnal ilmiah, penelitian kolaboratif, serta aspek teknis pelaksanaan akademik dan administratif. Menanggapi hal tersebut, Assoc. Prof. Dr. Sutaman, M.Ag., merespons dengan memaparkan peran Pascasarjana UIN Maliki Malang dalam mendukung kegiatan Tri Dharma, terutama dalam aspek pendidikan formal yang menjadi tupoksi utama Pascasarjana.
Rapat juga menyiapkan langkah awal penyusunan draft PKS antara Pascasarjana UIN Maliki Malang dan STAI Miftahul Ulum Sumenep yang akan mengatur ruang lingkup kerja sama lebih rinci dan operasional. Prof. Zenrif mengingatkan kepada pihak Yayasan agar segera mengirimkan surat permohonan resmi kerja sama dan pembinaan sebagai basis administrasi formal untuk melanjutkan PKS. Surat permohonan ini diharapkan menjadi pijakan administratif dan legal untuk tindak lanjut program kolaboratif.
Rapat ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Lora Zainol Huda, tokoh Yayasan Miftahul Ulum, yang mendoakan agar sinergi akademik ini membawa keberkahan serta manfaat luas bagi kedua institusi dan masyarakat pendidikan di Indonesia.








