Malang — Momentum Ramadlan dimanfaatkan untuk memperkuat literasi tata kelola desa melalui kegiatan sosialisasi bertema “Mekanisme Penyusunan, Pembahasan, Penetapan Peraturan Desa, & Partisipasi Masyarakat”. Program ini diinisiasi oleh Hj. Jajuk Rendra Kresna, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Partai NasDem periode 2024–2029, dan dilaksanakan oleh Perkumpulan Propublic Aspirasi Nusantara.
Kegiatan yang digelar di Puteri Utari Guest House tersebut dikemas dalam format dialogis sehingga berlangsung interaktif dan partisipatif. Meskipun hujan mengguyur sejak awal acara, suasana forum tetap hangat dan “gayeng”, dengan antusiasme peserta yang aktif berdiskusi.
Hadir sebagai pembicara, M. Fauzan Zenrif, Guru Besar UIN Maliki Malang, memaparkan bahwa Peraturan Desa (Perdes) merupakan instrumen strategis dalam tata kelola pemerintahan desa. Menurutnya, Perdes bukan sekadar produk administratif, tetapi perangkat regulatif yang menentukan arah pembangunan, pelayanan publik, dan penguatan kelembagaan desa.
Secara normatif, mekanisme penyusunan Perdes telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 111 Tahun 2014. Proses tersebut mencakup tahapan perencanaan, penyusunan, pembahasan, penetapan, hingga sosialisasi. Seluruh tahapan ini idealnya berbasis partisipasi masyarakat sebagai aktor utama pembangunan desa.
Namun secara praksis, kualitas Perdes sangat ditentukan oleh komitmen demokratis pemerintah desa dan tingkat partisipasi warga. Regulasi yang disusun tanpa pelibatan publik berpotensi kehilangan legitimasi sosialnya.
Karena itu, diskursus mengenai apa, bagaimana, dan mengapa Perdes pada akhirnya bermuara pada satu prinsip utama, regulasi desa yang legitimate adalah regulasi yang partisipatif, akuntabel, serta kontekstual terhadap kebutuhan riil masyarakatnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang penguatan kesadaran kolektif tentang pentingnya tata kelola desa yang demokratis dan berorientasi pada kemaslahatan bersama, sekaligus mempererat silaturahmi dalam suasana Ramadlan yang penuh keberkahan.








