Malang — Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Ujian Kualifikasi Program Doktoral bagi mahasiswa penerima Beasiswa LPPD Jawa Timur sebagai bagian dari mekanisme akademik untuk menjaga dan memastikan mutu pendidikan doktoral. Kegiatan ini merupakan tahapan fundamental sebelum mahasiswa melanjutkan ke fase penelitian disertasi.
Ujian kualifikasi diselenggarakan sebagai instrumen akademik untuk menilai kesiapan mahasiswa doktoral, terutama dalam penguasaan substantif keilmuan, Filsafat Ilmu, dan Metodologi Penelitian. Ketiga aspek tersebut dipandang sebagai fondasi utama bagi pengembangan riset doktoral yang bermutu, orisinal, dan berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan.
Pelaksanaan ujian kualifikasi dirancang secara sistematis dan dilaksanakan dalam dua tahap utama. Tahap pertama adalah pemahaman dan penguasaan teks, yang bertujuan mengukur kedalaman mahasiswa dalam membaca, memahami, serta mengelaborasi teks-teks kunci yang menjadi basis teoritik bidang keilmuannya. Pada tahap ini, mahasiswa diuji kemampuannya dalam mengaitkan literatur klasik dan kontemporer secara kritis dan argumentatif.
Tahap kedua adalah ujian kualifikasi lisan, yang difokuskan pada kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan dan mempertahankan gagasan ilmiah secara sistematis. Melalui ujian lisan ini, mahasiswa diuji tidak hanya dari sisi penguasaan materi, tetapi juga dari ketajaman analisis, koherensi berpikir, serta kecakapan akademik dalam merespons pertanyaan dan kritik penguji.
Penyelenggaraan ujian kualifikasi ini sekaligus menegaskan komitmen Program Pascasarjana UIN Maliki Malang dalam menjaga standar mutu akademik Program Doktoral, khususnya bagi mahasiswa penerima Beasiswa LPPD Jawa Timur. Skema kualifikasi yang ketat dan terukur diharapkan mampu menghasilkan doktor yang tidak hanya kuat secara metodologis, tetapi juga matang secara filosofis dan substantif.
Melalui ujian kualifikasi ini, Program Pascasarjana menegaskan bahwa pendidikan doktoral bukan sekadar proses administratif menuju gelar akademik, melainkan proses intelektual yang menuntut kedalaman berpikir, kedisiplinan metodologis, serta tanggung jawab ilmiah. Dengan demikian, lulusan Program Doktoral Beasiswa LPPD Jawa Timur diharapkan mampu berkontribusi secara signifikan bagi pengembangan keilmuan, kebijakan publik, dan pembangunan masyarakat berbasis pengetahuan.








