Visi Kepemimpinan
Dalam kepemimpinan ke depan, saya ingin menjadikan UIN Maliki Malang sebagai Integrative University yang unggul dalam keilmuan, spritualitas, dan kemanusiaan di Tingkat persaingan global.”
Untuk dapat mencapai pada visi kepemimpinan tersebut, saya memiliki beberapa misi yang hendak dicapai dan dilaksanakan dalam beberapa sektor manajemen perguruan tinggi:
Misi Keilmuan dan Tradisi Akademik yang Unggul
Untuk dapat mencapai keunggulan dalam bidang keilmuan yang intergasikan dengan keunggulan spritulitas, saya memiliki misi untuk:
- Meningtegrasikan ketiga bidang kajian keilmuan yang tadinya dikesankan secara terpisah, keislaman, sains, dan humaniora.
- Meningkatkan bangunan ekosistem akademik yang dapat mengintegrasikan nilai-nilai dan keilmuan Islam dengan sains dan humaniora untuk menghasilkan lulusan yang berwawasan holistic dan solutif terhadap semua bentuk tantangan.
Misi Manajemen dan Kepemimpinan Integratif
Agar dapat mendukung terhadap misi keilmuan dan bangunan tradisi tersebut, saya memiliki misi manajemen integratif yang sementara ini terkelola secara dekotomis sehingga mengesakan sistemn manajemen yang kurang humanis dan tidak mencerminkan misi keilmuannya.
- Mengembangkan tata Kelola yang terintegratif dan kolaboratif berbasis nilai-nilai kebersamaan.
- Mewujudukan kepemimpinan yang partisipatif, transpran dan akuntable, berbasis pada nilai-nilai spritualitas dan etika akademik dalam setiap kebijakan.
Misi Integrasi Riset dan Pengabdian pada Masyarakat untuk Kemanusiaan
Selanjutnya, agar keunggulan dalam bidang keilmuan dapat terealisasikan dan masyarakat memperoleh manfaat dari keunggulan tersebut, maka saya memiliki misi:
- Mendorong inovasi Penelitian dan Pengabdian pada masyarakat secara integrative sehingga relevan setiap saat dan berdampak pada masyarakat secara luas.
- Memperkuat dan mendorong UIN Maliki Malang dalam kegiatan riset integratif, bersama beberapa staka holders, untuk dapat menjawab isu-isu kontemporer.
- Mendorong pengabdian pada Masyarakat berbasis ilmu pengetahuan dan nilai keislaman.
Misi Pengembangan Nilai Islam Inklusif-Transformatif pada Tingkat Global
Untuk dapat mengantarkan peran UIN Maliki Malang dalam Tingkat global, capai-capaian legal formal yang sudah dicapai UIN Maliki Malang sementara ini akan dirong untu:
- Meningkatkan kemitraan strategis dengan Lembaga-lembaga internasional, sesuia dengan bidang keilmuan dan tradisi akademik UIN Maliki Malang.
- Memperluas jejaring Kerjasama global melalu program-prorag pertukaran, kolaborasi riset internasional, dan integrasi standar Pendidikan tinggi dunia.
- Mewujudkan lingkungan kampus yang inklusif, transformatif, dan solutif melalui Pembangunan budaya kampus yang ramah, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan mahasiswa lintas latar belakang dan negara.
- Memperkuat identitas keislaman moderat dan rahmatan lil alamin untuk menjadikan nilai-nilai Islam wasathiyyah sebagai pondasi etika akademik yang menjunjung perdamaian dan keadilan global.
Program Kerja Berdasarkan Tahapan
Saya menyadari sepenuhnya, bahwa dalam kebijakan Pemerintah yang sekarang sedang berupaya untuk melakukan revitalisasi dan efisiensi penggunaan anggaran negara, untuk dapat melaksanakan misi agar dapat mencapai visi tersebut, diperlukan kerja manajerial yang efektif dan efisien. Oleh sebab itu, saya Menyusun program kerja berdasarkan tahapan Berkut:
Tahap Pertama (Jangka Pendek, tahun 2026): Penguatan Fondasi Integratif
Pada tahun pertama, saya akan fokus pada konsolidasi internal untuk penyamaan visi dan penguatan kapasitas dasar melalui:
- Audit dan Evaluasi Kurikulum
Saya menyadari sepenuhnya bahwa ada banyak serakan kajian dan pemikiran dari konsep integrasi yang sudah dihasilkan dalam beberapa penelitian serius dan menjadi dokumen resmi laporan penelitian dan buku literatur. Oleh sebab itu, saya perlu melakukan audit dan evaluasi kurikulum seluruh prodi dan keilmuan untuk dapat mengidentifikasi peluang integrasi ilmu dan nilai-nilai agama ke dalam sains dan humaniora.
Melalui hasil audit tersebut, saya pikir perlu dilaksanakan Loka Karya Nasional sesuai keilmuan dengan tema besar: “Kurikulum Integratif Berbasis Nilai Islam dan Keilmuan Modern.”
- Revitalisasi Tata Kelola Kampus
Untuk dapat memaksimalkan kinerja berdasarkan terhadap Gedung yang dimilki dan terpencar di beberapa Lokasi yang berjauhan, maka saya memandang penting untuk melakukan revitalisasi system manajemen dan tata Kelola kampus melalui:
Penerapan system manajemen intergartif berbasis digital, dengan cara meningerasikan semua e-manajemen yang digunakan dalam satu system terpadu.
Pelatihan manajerial integrative bagi pimpinan fakultas dan unit kerja untuk kesamaan visi dan misi sekaligus internalisasi nilai-nilai kebersamaan.
- Pemetaan dan Penguatan Riset Integratif
Berdasarkan atas pengalaman yang sudah dilakukan, perlu peningkatan untuk menguatkan pemetaan dosen dan minta riset sehingga dapat dimungkinkankan dilakukan riset lintas displin. Untuk keperluan ini, saya membutuhkan pendanaan awal (seed funding) sekitar 10 proposal riset integrative unggulan. Selebihnya, kegiatan LP2M tetap berjalan dikelola sebagaimana tahun berjalan.
- Kampus Inklusif dan Moderat
Kegiatan positif seperti program UIN Menyapa, Dialog Lintas Iman dan Budaya, Kegiatan rutin keilman moderat seperti mengaji kebangsaan, dan halaqah kebinekaan berbasis masjid, saya pikir perlu dikembangkan kembali untuk menjadi saluran aplikasi keilmuan UIN Maliki Malang melalui institusi Islam yang disucikan, Masjid.
Tahap Kedua (Jangka Menengah, tahun 2027 – 2028)- Program Ekspansi dan Akselerasi
Tahap ini merupakan tahapan eksekusi program integrative dan perluasan jejaring. Pada tahapan ini akan ditentukan 2 atau 3 Fakultas sebagai modelling bagi Kampus Integratif dan Pebentukan Centre for Integrative Studies and Leadership.
Pada tahapan ini juga akan terus dilakukan penguatan skema riset kolaboratif nasional dan internasional dengan cara melakukan inkubasi inovasi dan hasil riset, paten, produk, jurnal dan kebijakan.
Pengabdian pada Masyarakat pada tahapan ini, sudah dimungkinkan untuk membentuk desa binaan integrative dengan melibatkan sinergi mahasiswa lintas prodi untuk pengembangan desa berbasis spritualitas, teknologi dan sosial. Dalam rangka ini, UIN Maliki Malang sangat dimungkinkan untuk bekerjasama dengan pemangku kebijakan, Gubermur, Bupati dan Wali Kota.
Tahap kedua ini juga merupakan implementasi dari internasionalisasi kampus dengan cara penguatan terhadap program joint degree dan pertukaran dosen-mahasiswa dengan universitas mitra. Bersamaan dengan kegiatan ini, dilaksanakan konferensi inertnasional tahunan bertema Islam, Science, and Hmanity. Dimana setiap prodi dapat memberikan sumbangsih secara kolaboratif, tidak dilaksanakan secara mandiri sebagaimana sudah lumrah dilaksanakan.
Tahap Ketiga, Jangka Panjang (tahun, 2029 – persiapan Periode kepemimpinan transisi)- Transformasi dan Reputasi
Pada Tahap ini saya berharap UIN Maliki Malang sudah bisa mencapai pada tahapan transformasi dan reputasi sebagai Ha,pus Integratif sehingga dapat menjadi rujukan dan pengakuan internasional.
Pada tahap ini sudah dimungkinkan untuk dilakukan penerapan kurikulum integrative pada seluruh prodi dan pengembangan platform digital pembelajaran transdisipliner berabsis AI.
Tahapan ini diharapkan juga sudah memiliki world class university strategy untuk dapat meningkatkan kampus dalam pemeringkatan internasional dengan berkolaborasi dengan universitas Islam dunia, seperti al-Azhar dan International Islamic University, dan lain-lain.
Pada tahapan ini, kampus ramah inivasi dan kolaborasi dalam wujud science techno park berbasis hasil kajian integrasi sains dan spritulitas sudah dapat dikembangkan, dan Kampus UIN Maliki Malang sudah benar-benar menjadi kampus inklusif dengan zona hijau co-working space, dan Masjid Riset.
Pada tahapan ini, UIN Maliki Malang diharpkan sudah bisa memberikan warisan keilmuan Islam kontemporer dengan menerbitkan Buku Putih “Model Integrasi UIN Maliki Malang,” yang dapat dimasukkan dalam arsip digital dan dokumnitasi terbaik untuk direplikasi secara nasional dan internasional.
Program Khusus Peningkatan Pendanaan UIN Maliki Malang
Saya menyadari sepenuhnya bahwa program-program tersebut tidak akan menemukan momentumnya dengan baik jika tidak didukung dengan kesiapan system pendanaan yang kuat. Apalagi, dalam kondisi dimana kebijakan pemerintah sedang melakukan pengencangan anggaran di beberapa bidang. Oleh sebab itu, di samping program-program tersebut, diperlukan program diversifikasi sumber pendanaan kampus dengan menguatkan atau mengoptimalkan beberapa yang sudah dimiliki, sebagai sumber pendanaan non-SPP (UKT) dan non-APBN. Keberadaan el-Zawa perlu diperkuat dengan membentuk UIN Maliki Wakaf Centre untuk fokus pada Gerakan wakaf dosen, alumni, dan Masyarakat (wali mahasiswa) baik wakaf tunai, lahan, atau produktif. Dana wakaf tersebut selanjutnya digunakan untuk pengelolaan wakaf untuk bisnis syariah; mini market halal, food court, dan rumah kos mahasiswa.
Meningkatkan peran UIN Maliki Malang Holding Company untuk pengelolaan unit bisnis akademik, seperti percetakan dan penerbitan buku akademik, trevel haji dan umroh edukatif, dan kafe mahasiswa berbasis kewirausahaan.
Holding company juga akan terus didorong untuk dapat melaksanakan program Pendidikan berbasis revenue sharing, melalui pembukaan kelas internasional berbayar, program pelatihan sertifikasi dosen dan professional bersertifikasi (AI, Big Data, Halal Tourism, dan lain sebagainya). Jika sudah memungkinkan, Holding Company juga akan didorong membuka Pendidikan jarak jauh berbayar dengan menggunakan platform digital UIN Maliki Malang.
Lebih dari itu, saya juga akan melakukan program optimalisasi asset dan infrastruktur kampus sebagai sumber nilai ekonomi melalui penataan ulang gedung sport centre sebagai co-working space atau ruang inkubasi bisnis mahasiswa. Di samping itu, saya juga mempertimbangkan untuk memanfaatkan sewa lahan kampus di Batu dan Turen untuk mitra industry dan pertanian kampus.
Saya juga akan menjadikan kekuatan kampus digital untuk komersialisasi tekonologi dengan memanfaatkan atau membuat aplikasi system digital kampus (e-Learning, SIM kampus) untuk dijual atau dilisensikan ke PTKIN lain, sehingga dapat dimungkinkan dilaksanakan program monetisasi platform akademik digital; MOOC, e-Library, dan lain-lain.
Selain itu, saya akan memanfaatkan kemitraan filantropi dan CSR bagi pengembangan program Satu Perusahaan Satu Desa Binaan UIN Maliki Malang dan kemitraan CSR BUMN/BUMD untuk pengabdian pada Masyarakat dan beasiswa integrative. Dalam kerangka kemitraan ini, UIN Maliki Malang sudah saatnya memanfaatkan dana Hibbah Internasional untuk penelitian, seperti IDB, Erasmus+, KOICA, USAID, LPDP, AUSAid, di samping joint research fund dengan PT luar negeri dan Lembaga lainnya. Untuk meningkatkan kepedulian dan keberpihakan kampus pada kalangan ekonomi menengah ke bawah, terutama para mustahiq yang berpotensi, saya akan melaksanakan program Bersama pemerintah daerah untuk proyek One Village One Scholar (OVOS). Academic Crowdingfunding juga bisa menjadi salah satu alternatif untuk penguatan dana penelitian dan pengbadian pada Masyarakat, dengan bekerjasama dengan startup fintech wakaf dan zakat.








