Fauzan Zenrif
  • Pemikiran
  • Gerakan Sosial
  • Karya Publikasi
  • Berita
  • Galeri
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Fauzan Zenrif
  • Pemikiran
  • Gerakan Sosial
  • Karya Publikasi
  • Berita
  • Galeri
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Fauzan Zenrif
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Pecel Bu Sihir, Legenda Kuliner Trenggalek yang Bertahan Lintas Generasi

Pecel Bu Sihir, Legenda Kuliner Trenggalek yang Bertahan Lintas Generasi

Zenrif Oleh Zenrif
25 Dec 2025
dalam Berita
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke Whatsapp

Baca lainnya

Dari “Miskin dan Bodoh” Menuju Berdaya: Spirit Halal bi Halal Bani Isma’il dan Kebangkitan Ekonomi Keluarga

Dari “Miskin dan Bodoh” Menuju Berdaya: Spirit Halal bi Halal Bani Isma’il dan Kebangkitan Ekonomi Keluarga

26 Mar 2026
BBM Terbakar, Akal Tertinggal: Di Mana Negara Saat Madura Macet Total?

BBM Terbakar, Akal Tertinggal: Di Mana Negara Saat Madura Macet Total?

25 Mar 2026

Trenggalek (25/12)—Di tengah maraknya kuliner modern, Warung Pecel “LEGEND” Bu Sihir tetap bertahan sebagai salah satu ikon kuliner tradisional di Kabupaten Trenggalek. Warung pecel ini memiliki perjalanan panjang yang sarat nilai sejarah, ketekunan, dan kesederhanaan hidup.

Warung Pecel Bu Sihir pertama kali didirikan oleh Bu Sihir dan beroperasi hingga tahun 1999. Setelah itu, estafet usaha dilanjutkan oleh Pak Hardoko, yang menjaga cita rasa serta karakter khas pecel yang telah dikenal luas oleh masyarakat. Sejak tahun 2002, warung ini menetap di lokasi yang kini dikenal banyak pelanggan, yakni di Jalan Panglima Sudirman Nomor 22, Trenggalek.

Keistimewaan Pecel Bu Sihir tidak hanya terletak pada racikan sambal kacangnya yang khas, tetapi juga pada kisah hidup pengelolanya. Pak Hardoko, yang kini berusia 56 tahun, merupakan alumni Teknik Kimia Universitas Pembangunan Nasional (UPM). Ia pernah meniti karier profesional sebagai konsultan dengan honor mencapai Rp35.000.000. Namun, ia memilih jalan hidup yang berbeda dengan melanjutkan usaha kuliner rakyat.

Menurutnya, mengelola warung pecel memberikan ketenangan yang tidak ia dapatkan di dunia profesional. Ia merasa lebih nyaman dan tenang karena tidak lagi diburu-buru oleh waktu, target, dan tekanan pekerjaan. Warung pecel menjadi ruang pengabdian sekaligus sarana menikmati hidup secara lebih sederhana dan bermakna.

Hingga kini, Warung Pecel “LEGEND” Bu Sihir tetap menjadi tujuan warga lokal maupun pendatang. Konsistensi rasa, keramahan pelayanan, dan nilai kehidupan yang menyertainya menjadikan warung ini bukan sekadar tempat makan, melainkan bagian dari sejarah kuliner dan sosial Trenggalek.

Zenrif

Zenrif

M. Fauzan Zenrif adalah Guru Besar UIN Maulana Malik Ibrahim, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Malang bidang perekonomian (2021 - 2026), founder KPKNU (Komunitas Pengusaha Kecil NU).

Terkait

Dari “Miskin dan Bodoh” Menuju Berdaya: Spirit Halal bi Halal Bani Isma’il dan Kebangkitan Ekonomi Keluarga

Dari “Miskin dan Bodoh” Menuju Berdaya: Spirit Halal bi Halal Bani Isma’il dan Kebangkitan Ekonomi Keluarga

Oleh Zenrif
26 Mar 2026
0

Pertemuan Bani Isma’il dalam rangka halal bi halal keluarga besar yang diselenggarakan pada Kamis, 26 Maret 2026 di Pondok Pesantren...

BBM Terbakar, Akal Tertinggal: Di Mana Negara Saat Madura Macet Total?

BBM Terbakar, Akal Tertinggal: Di Mana Negara Saat Madura Macet Total?

Oleh Zenrif
25 Mar 2026
0

Sebagai orang Madura, ada perasaan yang sulit dihindari, antara bangga dan jengkel. Bangga karena masyarakat Madura dikenal memiliki keteguhan, keberanian,...

Barokah yang Mengalir Nyaris Tak Terucap: Jejak Mat Juri dan Makmun dalam Orbit Kehidupan Santri

Barokah yang Mengalir Nyaris Tak Terucap: Jejak Mat Juri dan Makmun dalam Orbit Kehidupan Santri

Oleh Zenrif
24 Mar 2026
0

Namanya sederhana Mat Juri dan Makmun. Dua alumni dari dua pesantren yang berbeda. Mat Juri, saya mengira namanya Muhammad Juhri...

Ketika Silaturrahim Mengalahkan Pasar: Sekali Lagi tentang The Living Qur’an di Coper Kidul

Ketika Silaturrahim Mengalahkan Pasar: Sekali Lagi tentang The Living Qur’an di Coper Kidul

Oleh Zenrif
21 Mar 2026
0

Ketika ajaran agama berpadu dengan tradisi, ia tidak sekadar melahirkan praktik keagamaan, tetapi membentuk tatanan sosial yang khas dan membedakan...

Postingan Berikut
Dari Hobi Memancing ke Industri Kreatif, Pelet “Kambangan” Karya Guru Ponorogo Tembus Pasar Nasional

Dari Hobi Memancing ke Industri Kreatif, Pelet “Kambangan” Karya Guru Ponorogo Tembus Pasar Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Pemikiran
  • Gerakan Sosial
  • Karya Publikasi
  • Berita
  • Galeri

© 2025 Fauzan Zenrif - Dibuat oleh JSS

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pemikiran
  • Gerakan Sosial
  • Karya Publikasi
  • Berita
  • Galeri

© 2025 Fauzan Zenrif - Dibuat oleh JSS