Ponorogo (25/12)—Kesenangan yang ditekuni dengan kesungguhan kerap berbuah hasil tak terduga. Hal inilah yang dibuktikan oleh M. Nur Khozin, seorang guru PNS di salah satu madrasah negeri di Ponorogo, yang berhasil mengembangkan pelet pancing “kambangan” menjadi produk bernilai ekonomi dan menggerakkan industri kreatif berbasis rumahan.
Berawal dari hobi memancing, Khozin kerap menghabiskan waktu luangnya di tepi sungai dan kolam. Aktivitas tersebut bahkan sempat menjadi bahan candaan keluarga. “Kapan berhenti kebiasaan memancingnya?” menjadi pertanyaan yang sering ia dengar. Namun sejak tahun 2015, Khozin justru membalik stigma tersebut. Dari kegemarannya itu, ia mulai meracik sendiri pelet “kambangan pancing” yang kemudian diminati para pemancing.
Pelet “kambangan” dikenal karena daya tariknya terhadap ikan serta variasi bentuk dan karakter yang disesuaikan dengan kebutuhan pemancing. Produk ini tidak hanya menjadi pelengkap hobi, tetapi juga sumber penghasilan tambahan yang stabil di luar gaji bulanan sebagai guru. Perlahan namun pasti, usaha tersebut berkembang dan memiliki pasar tersendiri di kalangan komunitas mancing.
Keseriusan Khozin dalam mengelola usaha membawanya mendirikan perusahaan Grethel Mania Creation (GMC). Berbasis di Coper, Jetis, Ponorogo, GMC kini menjadi sentra industri rumahan yang memproduksi pelampung pancing dan pelet “olehan” dengan merek dan model beragam. Produksi dilakukan secara kreatif dengan tetap mempertahankan kualitas dan inovasi.
Yang menarik, GMC tidak hanya menjadi usaha keluarga, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi muda. Saat ini, sebanyak 35 anak muda kreatif terlibat langsung sebagai produsen. Mereka mampu menghasilkan ratusan jenis dan model kambangan, mulai dari bentuk, warna, hingga karakter gerak yang disesuaikan dengan preferensi pasar pemancing.
Kisah M. Nur Khozin menunjukkan bahwa hobi tidak harus berhenti sebagai aktivitas rekreasi semata. Dengan ketekunan, inovasi, dan keberanian berwirausaha, kegemaran memancing justru menjelma menjadi sumber cuan, sarana pemberdayaan anak muda, sekaligus kontribusi nyata bagi ekonomi kreatif lokal Ponorogo. “Jika ingin pesan bisa langsung menghubungi +62 812-5963-073,” katanya dengan senyum merekah…








