1
KONSEP INTEGRASI
DALAM TATA KELOLA ADMINISTRASI
Konsep Manajemen Integratif Keadministrasian UIN Maulana Malik Ibrahim Malang merupakan sebuah pendekatan sentralisasi tata kelola tenaga kependidikan (tendik) dalam satu sistem yang terkoordinasi di bawah Kantor Administrasi Terpadu (KAT) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Pendekatan ini mengintegrasikan seluruh fungsi administrasi — akademik, keuangan, kepegawaian, umum dan perlengkapan — dari tingkat fakultas ke kantor pusat universitas agar tercapai:
- Efisiensi anggaran
- Standarisasi layanan administrasi
- Optimalisasi SDM administrasi
- Peningkatan akuntabilitas dan transparansi
- Peningkatan profesionalisme tenaga administrasi
Struktur Manajemen Integratif Keadministrasian
- Kantor Administrasi Terpadu (KAT)
Sebagai pusat koordinasi dan pelayanan administrasi universitas yang menaungi lima sub-bagian:
- Subbagian Administrasi Akademik
- Subbagian Keuangan dan Anggaran
- Subbagian Kepegawaian dan SDM
- Subbagian Umum dan Layanan
- Subbagian Perencanaan dan Evaluasi
Masing-masing Subbagian dipimpin oleh seorang Kepala Biro yang bertanggung jawab langsung kepada Wakil Rektor yang bertanggung jawab sebagai pengelola administrasi tingkat Universitas.
- Unit Fungsional Pelayanan Fakultas (UFPF)
Untuk menjamin kedekatan layanan tanpa mengorbankan integrasi:
- Setiap fakultas tetap memiliki Unit Fungsional yang beranggotakan petugas administrasi yang ditempatkan di Kantor Administrasi Terpadu (Gedung Rektorat Lantai 2 untuk AUPK dan Lantai 3 untuk Akademik dan Kemahasiswaan).
- Petugas ini berstatus delegasi teknis administratif, bukan bagian struktural fakultas, namun bekerja sesuai kebutuhan fakultas.
- Semua koordinasi dan laporan pertanggungjawaban dilakukan melalui sistem digital dan administratif ke KAT.
- Sistem Koordinasi Digital dan Terpadu
- Penggunaan sistem informasi berbasis Enterprise Resource Planning (ERP) untuk mengintegrasikan seluruh proses akademik, keuangan, kepegawaian, dan umum.
- Dashboard digital digunakan untuk pemantauan real-time oleh pimpinan fakultas dan universitas sesuai dengan tupoksi masing-masing.
- Pelayanan administrasi dilakukan melalui digital helpdesk dan sistem antrian elektronik.
Manfaat Implementasi
- Efisiensi Anggaran
Pengurangan beban ganda administrasi di fakultas, pemusatan sistem, dan optimalisasi anggaran belanja pegawai dan barang. - Kualitas Layanan Meningkat
SDM diposisikan sesuai kompetensi dan tanggung jawab yang jelas, dengan pelatihan berkelanjutan. - Peningkatan Profesionalisme Tendik
Tugas-tugas administrasi tidak lagi bergantung pada kedekatan personal dengan pimpinan fakultas, melainkan berdasar sistem dan struktur. - Akuntabilitas dan Transparansi
Pelaporan langsung ke sistem pusat meminimalisir potensi penyimpangan dan memperkuat sistem reward and punishment. - Kesetaraan Antar Fakultas
Semua fakultas mendapatkan layanan administratif yang setara, menghindari ketimpangan dalam dukungan SDM.
Langkah Strategis Implementasi
- Audit SDM Administrasi di semua fakultas dan unit.
- Desain dan uji coba sistem ERP kampus untuk semua fungsi administrasi.
- Penataan dan pelatihan ulang SDM dalam sistem baru.
- Sosialisasi ke seluruh sivitas akademika.
- Relokasi fisik administrasi fakultas ke Kantor Administrasi Terpadu dengan unit perwakilan layanan di fakultas.
2
KONSEP INTEGRASI
DALAM TATA KELOLA AKADEMIK
Konsep Tata Kelola Akademik Integratif Berbasis Pendekatan Tematik dan PAR di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Pengantar Konsep
Tata kelola akademik integratif merupakan sistem manajemen akademik yang menyatukan aktivitas perkuliahan tematik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta diseminasi hasil dalam satu siklus akademik yang efisien, kolaboratif, dan berorientasi dampak.
Inti Konsep: Efisiensi dan Integrasi Melalui Participatory Action Research (PAR)
Pendekatan Participatory Action Research (PAR) memungkinkan pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat secara simultan dan kolaboratif bersama masyarakat. Ini menghasilkan efisiensi anggaran dan efektivitas capaian, karena:
- Satu kegiatan lapangan mencakup dua fungsi Tridharma (riset & pengabdian)
- Anggaran terintegrasi, bukan terpisah per kegiatan
- Hasil riset langsung diimplementasikan, tidak berhenti di laporan
- Masyarakat terlibat aktif, bukan sebagai objek tapi sebagai mitra
Skema Integrasi Akademik
Perkuliahan Tematik
- Berbasis isu-isu nyata (kemiskinan, lingkungan, moderasi beragama, ekonomi umat)
- Tugas akhir perkuliahan: proposal PAR dan/atau laporan kegiatan
- Penelitian Dosen & Mahasiswa
- Mengambil data dari konteks nyata yang diangkat dalam kelas
- Dilakukan bersama masyarakat melalui metode PAR (partisipatif dan reflektif)
- Dana riset dosen dapat mencakup kegiatan pengabdian
Pengabdian kepada Masyarakat
- Dirancang sebagai implementasi hasil riset PAR
- Masyarakat ikut menentukan arah kegiatan (co-creation)
- Berbasis pemberdayaan, bukan bantuan
Diseminasi dan Sosialisasi Hasil
- Portal Akademik Terpadu sebagai media publikasi karya
- Jurnal dan buku hasil PAR
- Media populer: video dokumenter, podcast, infografik, blog
- Hasil PAR juga menjadi bahan ajar dan studi kasus dalam perkuliahan selanjutnya
Efisiensi Anggaran Melalui PAR
| Komponen Lama (Terpisah) | Model Integratif PAR | Efisiensi yang Dihasilkan |
| Penelitian dan Pengabdian terpisah anggaran | Dana disatukan dalam satu skema kegiatan PAR | Penghematan 30–50% biaya operasional |
| Perjalanan dinas ganda (riset & PkM) | Satu perjalanan mencakup dua fungsi | Pengurangan biaya mobilitas |
| Dokumentasi dua kali | Dokumentasi tunggal berbasis kegiatan lapangan | Penghematan waktu dan biaya publikasi |
| Output terpisah (2 laporan) | Satu laporan PAR untuk riset dan PkM | Efisiensi administratif dan pelaporan |
Struktur Tata Kelola Akademik Integratif
| Unit / Fungsi | Peran dan Fungsi Integratif |
| Dekan & WD | Koordinasi tematik, penjamin mutu |
| Prodi | Integrasi kurikulum dan tema PAR |
| LPPM | Pusat pelaksanaan dan pengendalian riset & PkM berbasis PAR |
| Pusat Pengembangan Akademik | Pelatihan dosen dan mahasiswa dalam metode PAR |
| Tim Pengabdian Fakultas | Implementasi lapangan dan monitoring kegiatan berbasis riset |
| Penerbitan & Media | Diseminasi hasil PAR melalui jurnal, web, dan media sosial |
| Pusat Data dan Evaluasi | Pemantauan kinerja akademik berbasis luaran integratif |
Platform dan Sistem Pendukung
- SIMAK + PAR Module
Sistem informasi akademik dengan modul perencanaan dan pelaporan PAR
(terhubung ke SIMLITABMAS dan Litapdimas dengan database LPPM) - e-PAR Repository
Portal publikasi hasil PAR: laporan, artikel, infografik, dokumenter - Dashboard Evaluasi Integratif
Menyajikan capaian akademik, riset, dan pengabdian dalam satu interface - Dampak dan Keunggulan Model Ini
| Aspek | Keunggulan |
| Akademik | Pembelajaran aplikatif, berbasis kasus nyata |
| Keuangan | Penggunaan anggaran yang hemat dan transparan |
| Riset | Masyarakat sebagai bagian dari proses ilmiah |
| PkM | Pemberdayaan berbasis solusi, bukan sekadar bantuan |
| Publikasi | Lebih banyak luaran, lebih beragam media, lebih mudah disebarkan |
| Keberlanjutan | Tiap kegiatan PAR melahirkan tema baru untuk siklus berikutnya |
Langkah Strategis Implementasi
- Penyusunan Panduan Akademik Integratif dan PAR
- Pelatihan Metode PAR bagi Dosen dan Mahasiswa
- Redesain Proposal Riset dan PKM dalam satu skema
- Pembuatan platform integratif (SIMAK + e-PAR)
- Monitoring dan Evaluasi berbasis luaran nyata








